Parenting

Pahami Ciri-Ciri Bayi Kurang Gizi Sebelum Terlambat

Pahami Ciri-Ciri Bayi Kurang Gizi Sebelum Terlambat

Kurang gizi adalah masalah cukup serius yang perlu diselesaikan. Hal ini karena kurang gizi dapat menyebabkan pertumbuhan dan perkembangan tubuh Apalagi jika yang terkena masalah adalah si kecil yang baru lahir sudah pasti kesehatan pada bayi akan terganggu. Anda sebagai orang tua dituntut untuk memberikan nutrisi yang tepat pada bayi Anda. Apa saja ciri ciri bayi kurang gizi yang perlu Anda ketahui. Jikalau Anda belum dikaruniai bayi, setidaknya Anda belajar dulu bagaimanana mengetahui bayi yang kurang gizi.

Tanda-tanda kurang gizi dapat terlihat langsung dari bayi atau bisa juga diketahui dengan pengecekan laboratorium. Untuk hal-hal yang bersifat fisik akan tampak bayi mengalami kurang gizi. Namun, jika menyangkut pengecekan kekebalan tubuh sudah membutuhkan bantuan dokter dalam pengecekannya.

Ciri-Ciri Bayi yang Kurang Gizi

  • Bayi akan terlihat rewel dan banyak menangis. Dalam bahasa bayi, berkomunikasi mereka adalah dengan menangis. Menangis bisa diartikan bayi sedang tidak baik-baik saja. Jadi, sebisa mungkin Anda memperhatikan kondisi bayi Anda.
  • Penurunan sistem kekebalan tubuh bayi membuat mudah sakit terutama sakit mulut dan gusi. Menurunnya imunitas bayi bisa menjadi salah satu ciri bayi kekurangan gizi.
  • Tidak terjadi peningkatan berat badan tetapi pertumbuhan terganggu. Kurangnya gizi membuat perbanyakan sel-sel tubuh berkurang kecepatannya sehingga peningkatan indeks massa tubuh juga akan lambat.
  • Tampak lemah dan lesu karena rendahnya cadangan energi. Energi memiliki peranan cukup penting dalam menjaga kekuatan tubuh.
  • Bayi tidak tanggap dan tampak murung ketika diajak bermain
  • Kulit bayi tampak kering dan bersisik diakibatkan oleh perbaikan sel terganggu

Dari ciri-ciri bayi kurang gizi tersebut, bayi dapat mengalami masalah cukup serius. Untuk bisa tumbuh dan berkembang dengan optimal, bayi membutuhkan gizi seimbang selain ASI setelah berusia di atas 6 bulan. Semakin bertambahnya usia, gizi yang diberikan juga meningkat dari yang awalnya hanya ASI, kemudian mulai diberikan makanan lembut dan ringan dicerna. Hal ini karena ASI saja sudah tidak cukup untuk mengembangkan sel-sel tubuh bayi. Semakin besar bayi harus menambah jumlah sel-sel tubuh agar volume tubuhnya bertambah.

Permasalahan yang Timbul dari Bayi Kurang Gizi

Tentunya karena kurangnya nutrisi pada tubuh, bayi akan mengalami gangguan. Bahkan, jika dibiarkan terus menerus, kurangnya gizi bisa menyebabkan masalah pada tubuhnya. Berikut masalah yang sering terjadi akibat kekurangan gizi pada bayi.

  • Turunnya berat badan yang diketahui dari berat badan yang lebih rendah dari bayi seusianya. Anda dapat membandingkan dengan bayi lainnya.
  • Tubuhnya kurus misalnya dilihat dari pipinya, lengannya, atau kakinya. Hal yang paling cukup mewakili adalah kondisi perut dan dada. Biasanya bayi kurus dadanya akan tampak timbul tulang rusuknya.
  • Pertumbuhan tulang bayi akan lambat sehingga tubuh tidak mudah panjang atau tubuhnya pendek.
  • Kurangnya vitamin dan mineral seperti vitamin A, zat besi, dan yodium.

Demikian, ciri-ciri bayi kurang gizi dan permasalahan yang ditimbulkan. Semoga Anda semakin perhatian pada bayi Anda. Bayi adalah buah hati yang diidamkan banyak orang tua. Mungkin banyak para Ibu yang belum bisa hamil, jadi jika Anda diberikan karunia memiliki bayi, jangan sia-siakan itu dan rawatlah baik baik dengan memberikan gizi yang cukup. Sekian!

Deskripsi : ciri-ciri bayi kurang gizi dan permasalahannya harus Anda ketahui ibu supaya kelak bayi Anda tumbuh sehat.